Author : @sunshiner_tha. (Follow me at
Twitter)
Tittle : My Triangle Love.
Genre : Romance.
Leght : Oneshoot.
Cast : Huang Zhi Tao (EXO-M) a.k.a Tao.
Oh Se Hun (EXO-K) a.k.a Sehun.
Lee
Hye Ra (OC) a.k.a Hyera.
Other cast : Lee Hyuk Jae (Super Junior) a.k.a
Eunhyuk.
Kim
Hyo Yeon (SNSD) a.k.a Hyoyeon.
All
member EXO.
Caution :
This fanfiction is mine. All cast is God’s. Jangan lupa follow author di
Twitter. @sunshiner_tha. Mention for follback!
Warning :
Mian kalo gaje. Typo ada bertebaran. Waspadalah! Author tetaplah yeojachingu-nya
Eunhyuk juga yeodongsaeng-nya Sunny yang unyu bin kece dan imut. #Plakkk.
Lupakan. Yang jelas, author cuma manusia yang gak luput dari kesalahan.
Fanfiction ini sekalian buat hadiah dari aku buat aku setelah ikut lomba di
Bulan Bahasa. *LOL. Singkat kata, HAPPY READING!
Author’s POV.
“Hyera, dimana oppamu?” tanya Hyoyeon
yang masuk ke rumah keluarga Lee. Hyera yang ditanya hanya mengangkat bahu.
Hyera. Itulah adik Eunhyuk yang sangat cuek pada siapa pun. Termasuk oppanya
sendiri. Namun, Hyera sangat sering bercerita pada oppanya tentang namja yang
disukainya ,yaitu Tao.
“Aigo … Hyera, kau itu membaca apa?
Buku yadong?” cerocos Hyoyeon.
“Hish, eonni, kau ini … Aku membaca
buku sejarah, eonni … Kau menyamakan aku dengan oppa saja. Hahaha …” jawab
Hyera.
“Kan , namjachingu-ku dan oppa-mu sama.
Penyuka Y-A-D-O-N-G, YADONG!” kata Hyoyeon mengeja kata ‘YADONG’. Hyera pun
mengejar eonni yang merupakan yeojachingu oppa-nya itu.
Ya begitulah akhirnya, Hyera dan
Hyoyeon barcakap-cakap terus hingga oppa Hyera dan namjachingu Hyoyeon,
Eunhyuk, datang. Percakapan terus berlanjut. Hingga, Hyoyeon pulang ke rumahnya
diantar oleh Eunhyuk dan Hyera.
Saat di rumah …
“Oppa, apa kau mengenal Tao? Bukankah
dia member EXO yang satu entertaiment denganmu, oppa?” tanya Hyera. Sedangkan
Eunhyuk hanya mendengus kesal. Dia sudah mengajak Hyera ke SM Entertaiment
beberapa kali. Setelah itu mengunjungi dorm EXO. Saat itulah, Hyera dan Tao
bertemu. Hyera mengagumi Tao pada awalnya. Namun, perasaan itu berubah menjadi
suka pada Tao. Namun, tanpa Hyera sadar, Sehun amat sangat menyukai Hyera.
Sehun pun pernah mengatakan hal tersebut langsung pada Eunhyuk.
Hyera’s POV.
Aish … Oppa aku ajak bicara malah
terus mendengus. Aku tahu bahwa Tao oppa satu entertainment dengan Eunhyuk oppa.
Aku juga tahu bahwa setiap nomor ponsel anak-anak asuhan Lee Soo Man-ahjussi
harus saling punya (Kalo ini author ngarang banget, lho. Jadi jangan nyalahin
author). Kenapa aku tidak meminta dengan berpura-pura meminjam ponsel oppa
saja, ya? ‘Pabo, Hyera!’ rutukku pada diriku sendiri. Tentunya dalam hatiku
karena takut dikira oleh oppa-ku bahwa aku kurang waras.
“Oppa, boleh aku meminjam ponselmu?”
aku harap oppa mengizinkan.
“Nih!”
katanya sambil menyodorkan ponselnya padaku. Langsung saja kucari di
phonebook-nya nama ‘Tao EXO-M’. ‘Yes, ketemu!’ kataku dalam hati. Langsung saja
aku kirim v-card Tao oppa dari ponsel Eunhyuk oppa ke ponselku.
“Oppa, gomawo.” ujarku sambil
memeluknya dan mengembalikan ponselnya.
“Kau aneh sekali, Hyera. Kau ini
kenapa?” cerocos oppa-ku.
“Gwanchana, oppa. Aku sehat. Arra?”
tukasku sambil menuju kamarku.
“Ne, arra, Hyera.” jawab oppa-ku.
At Hyera’s
bedroom.
Aku membuka ponselku. Kubuka kiriman
v-card yang kukirim sendiri. Kusimpan nomor Tao oppa di phonebook-ku. Lalu
kutelepon Tao oppa.
Tao’s POV.
Kulihat ponselku. Tertera sebuah nomor
yang tak kukenal meneleponku. Setelah kurasa
deringan itu cukup mengganggu, kuangkat juga telepon itu.
“Annyeong haseyo, apa ini Tao oppa?”
tanya suara asing yang pernah kudengar dari seberang sana . Suara orang yang ingin kumiliki. Hyera.
Namun, aku tidak yakin.
“Annyeong haseyo, ini Lee Hye Ra.
Apakah ini Tao oppa?” tanya suara itu lagi. Ya, ini Hyera.
“Nado, annyeong, Hyera-ah. Ne, ini
aku, Tao. Ada
keperluan apa, Hyera?”
“Umm, ani. Hanya ingin menghilangkan
kebosanan malam minggu ini. Oppa sedang apa?”
“Sedang memikirkan seseorang. Boleh
aku berkata sesuatu, Hyera-ah?”
“Ne. Katakan saja, oppa.” aku takut
bahwa hal itu (bisa saja) membuatnya marah. Harus kucoba!
“Maukah kau pergi bersamaku besok.
Kujemput kau kerumahmu. Boleh, kan ,
Hyera?” Seketika jantungku berdetak menunggu jawaban dari seorang Lee Hyera.
“Umm … Ayo, oppa. Kebetulan besok aku
bebas. Eunhyuk oppa pun pasti pergi bersama Hyoyeon eonni. Umm … Bagaimana
keadaan Kris oppa?”
“Oh, dia baik saja. O.K besok pukul
07.30 pagi aku di depan rumahmu.”
“Ne, oppa. Have a nice dream …
Anyeong.”
“You too, Hyera-ah.”
‘TUT!’ Percakapan kami pun selesai.
Ah, senangnya Hyera mau menerima ajakan kencanku. Besok aku akan menembaknya di
depan semua member EXO.
Keesokan harinya
di taman.
“Apa kau tidak ragu keluar bersamaku?
Ataupun malu, Hyera-ah?” tanyaku secara tiba-tiba. Dia menatapku sejenak.
Sebelum akhirnya dia tertawa.
“Oppa, kenapa aku harus ragu dan malu
untuk keluar bersama namja tampan sepertimu?”
“Baiklah, ayo ke dorm EXO!”
“Ne.” ujarnya semangat.
At EXO’s dorm.
Sehun’s POV.
Kenapa hari ini berbeda? Jantungku
berdegub kencang. Apa ini pertanda baik? Atau mungkin buruk? Ah, biarlah.
‘Tenang, Sehun … Tenang …’ ujarku sambil menarik nafas untuk menangkan diri.
Luhan hyung mendengar suara ketukan pada pintu dorm kami. Dia segera
menyuruhnya masuk. Kulihat ada Hyera masuk. Namun, harapanku seketika lenyap
saat kulihat tangannya menggandeng Tao hyung. Pikiranku kacau. Apa aku harus
melakukan dance pada MV Growl yang bercerita tentang situasi seperti ini? Of
course, NO! Karena, aku tidak mau disangka gila oleh hyung-ku.
“Hyera, ini dorm EXO. Namja berkulit
putih itu …” kata Tao hyung.
“Pasti Sehun oppa. Eunhyuk oppa sering
menceritakan namja EXO-K yang berkulit seputih susu itu. Aigoo, dia tampan
sekali.” cerocos Hyera yang membuat Tao-hyung tersenyum. Mendengar ucapan Hyera
aku tersenyum. Tapi, hatiku mengaum melihat kejadian ini. Aku tidak mau ada
orang yang sebegitu dekatnya dengan Hyera hingga membuatku cemburu. Meskipun
yang melakukannya adalah hyung-ku sendiri.
“Hyera, apa kau yeodongsaeng dari
Eunhyuk hyung? Aku cukup dekat dengan oppa-mu itu. Juga yeojanya, Hyoyeon
noona.” ucapku memberanikan diri. ‘Kau berhasil bicara padanya, Sehun!’
batinku.
“Wah, benar kata oppa, kulitmu sungguh
cantik. Parasmu lembut dan wajahmu tampan, oppa!” kata Hyera yang sukses
membuatku meremas tangan Luhan hyung.
“Ah, gomawo. Kau juga cantik seperti
kata Hyoyeon noona. Dia sering menceritakanmu padaku.”
“Cantik. Hyera sangat cantik. Bukan
berarti harus meremas tanganku, kan ?”
celoteh Luhan hyung. Aku dan Hyera hanya tersenyum mendengarnya.
“Ehm, Hyera, aku ingin membicarakan
sesuatu padamu.” Oh, tidak Tao hyung sudah membungkuk pada Hyera. “Maukah kau,
Lee Hyera menjadi yeojachinguku?” Kai hyung menggigit bibir bawahnya. Luhan
hyung dan Suho hyung tersenyum. Aku melemas.
“Umm, oppa, mian. Aku belum bisa untuk
bisa menjadi yeojachingu seseorang. Aku tidak berniat menyakitimu. Mianhaeyo
jeongmal. Gwaenchana, oppa?” kata Hyera membuatku menganga.
“Sehunnie, kau kenapa? Gila, ne? Umm,
Hyera, ne, gwaenchana.” jawab Tao hyung setelah melirikku sekilas.
Hyera’s POV.
Entahlah, ini adalah pilihan terbaik
atau tidak. Aku melihat suatu memo di pintu kamar Sehun oppa bertuliskan
‘Saranghae, Lee Hye Ra!’ tentunya dalam huruf hangeul. Aku jadi bimbang untuk
memilih antara Tao oppa dan Sehun oppa. Aku mencintai mereka berdua! Ya, ini
cinta segitigaku. Dan aku tau mereka berdua juga sama-sama mencintaiku. Aku
akan pulang menyusul appa dan eomma ke Paris .
Membantu usaha fashion eomma di sana .
At Paris .
Untung Eunhyuk oppa mengizinkanku
pindah ke Paris .
Setelah sampai aku tidak lupa mengirimkan pesan berupa sms, e-mail, mention,
dan direct massage kepada Tao oppa dan Sehun oppa. Pesan itu berisi
keterus-teranganku atas kejadian itu. Aku juga meminta maaf atas kejadian itu
pada seluruh oppadeul EXO.
*****SELESAI*****
Gimana, ders?
Gaje, kan ?
Kalo, iya, YEE! Nantikan fanfiction dari
author lainnya, ya! Pai-pai! *tebar evil smile plus eye smile* *dimarahin
Kyuhyun oppa ama Tiffany eonni* *dibakar Sparkyu ama Fanytastic*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar