Rabu, 20 November 2013

My Triangle Love


Author         : @sunshiner_tha. (Follow me at Twitter)
Tittle           : My Triangle Love.
Genre           : Romance.
Leght           : Oneshoot.
Cast             : Huang Zhi Tao               (EXO-M)               a.k.a Tao.
                     Oh Se Hun                     (EXO-K)                a.k.a Sehun.
  Lee Hye Ra                    (OC)                      a.k.a Hyera.
Other cast   : Lee Hyuk Jae                (Super Junior)       a.k.a Eunhyuk.
  Kim Hyo Yeon                (SNSD)                 a.k.a Hyoyeon.
  All member EXO.
Caution        : This fanfiction is mine. All cast is God’s. Jangan lupa follow author di Twitter. @sunshiner_tha. Mention for follback!
Warning       : Mian kalo gaje. Typo ada bertebaran. Waspadalah! Author tetaplah yeojachingu-nya Eunhyuk juga yeodongsaeng-nya Sunny yang unyu bin kece dan imut. #Plakkk. Lupakan. Yang jelas, author cuma manusia yang gak luput dari kesalahan. Fanfiction ini sekalian buat hadiah dari aku buat aku setelah ikut lomba di Bulan Bahasa. *LOL. Singkat kata, HAPPY READING!

Author’s POV.

          “Hyera, dimana oppamu?” tanya Hyoyeon yang masuk ke rumah keluarga Lee. Hyera yang ditanya hanya mengangkat bahu. Hyera. Itulah adik Eunhyuk yang sangat cuek pada siapa pun. Termasuk oppanya sendiri. Namun, Hyera sangat sering bercerita pada oppanya tentang namja yang disukainya ,yaitu Tao.
          “Aigo … Hyera, kau itu membaca apa? Buku yadong?” cerocos Hyoyeon.
          “Hish, eonni, kau ini … Aku membaca buku sejarah, eonni … Kau menyamakan aku dengan oppa saja. Hahaha …” jawab Hyera.
          Kan, namjachingu-ku dan oppa-mu sama. Penyuka Y-A-D-O-N-G, YADONG!” kata Hyoyeon mengeja kata ‘YADONG’. Hyera pun mengejar eonni yang merupakan yeojachingu oppa-nya itu.
          Ya begitulah akhirnya, Hyera dan Hyoyeon barcakap-cakap terus hingga oppa Hyera dan namjachingu Hyoyeon, Eunhyuk, datang. Percakapan terus berlanjut. Hingga, Hyoyeon pulang ke rumahnya diantar oleh Eunhyuk dan Hyera.

Saat di rumah …

          “Oppa, apa kau mengenal Tao? Bukankah dia member EXO yang satu entertaiment denganmu, oppa?” tanya Hyera. Sedangkan Eunhyuk hanya mendengus kesal. Dia sudah mengajak Hyera ke SM Entertaiment beberapa kali. Setelah itu mengunjungi dorm EXO. Saat itulah, Hyera dan Tao bertemu. Hyera mengagumi Tao pada awalnya. Namun, perasaan itu berubah menjadi suka pada Tao. Namun, tanpa Hyera sadar, Sehun amat sangat menyukai Hyera. Sehun pun pernah mengatakan hal tersebut langsung pada Eunhyuk.

Hyera’s POV.

          Aish … Oppa aku ajak bicara malah terus mendengus. Aku tahu bahwa Tao oppa satu entertainment dengan Eunhyuk oppa. Aku juga tahu bahwa setiap nomor ponsel anak-anak asuhan Lee Soo Man-ahjussi harus saling punya (Kalo ini author ngarang banget, lho. Jadi jangan nyalahin author). Kenapa aku tidak meminta dengan berpura-pura meminjam ponsel oppa saja, ya? ‘Pabo, Hyera!’ rutukku pada diriku sendiri. Tentunya dalam hatiku karena takut dikira oleh oppa-ku bahwa aku kurang waras.
          “Oppa, boleh aku meminjam ponselmu?” aku harap oppa mengizinkan.
          “Nih!”  katanya sambil menyodorkan ponselnya padaku. Langsung saja kucari di phonebook-nya nama ‘Tao EXO-M’. ‘Yes, ketemu!’ kataku dalam hati. Langsung saja aku kirim v-card Tao oppa dari ponsel Eunhyuk oppa ke ponselku.
          “Oppa, gomawo.” ujarku sambil memeluknya dan mengembalikan ponselnya.
          “Kau aneh sekali, Hyera. Kau ini kenapa?” cerocos oppa-ku.
          “Gwanchana, oppa. Aku sehat. Arra?” tukasku sambil menuju kamarku.
          “Ne, arra, Hyera.” jawab oppa-ku.

At Hyera’s bedroom.

          Aku membuka ponselku. Kubuka kiriman v-card yang kukirim sendiri. Kusimpan nomor Tao oppa di phonebook-ku. Lalu kutelepon Tao oppa.

Tao’s POV.

          Kulihat ponselku. Tertera sebuah nomor yang tak kukenal meneleponku. Setelah kurasa  deringan itu cukup mengganggu, kuangkat juga telepon itu.
          “Annyeong haseyo, apa ini Tao oppa?” tanya suara asing yang pernah kudengar dari seberang sana. Suara orang yang ingin kumiliki. Hyera. Namun, aku tidak yakin.
          “Annyeong haseyo, ini Lee Hye Ra. Apakah ini Tao oppa?” tanya suara itu lagi. Ya, ini Hyera.
          “Nado, annyeong, Hyera-ah. Ne, ini aku, Tao. Ada keperluan apa, Hyera?”
          “Umm, ani. Hanya ingin menghilangkan kebosanan malam minggu ini. Oppa sedang apa?”
          “Sedang memikirkan seseorang. Boleh aku berkata sesuatu, Hyera-ah?”
          “Ne. Katakan saja, oppa.” aku takut bahwa hal itu (bisa saja) membuatnya marah. Harus kucoba!
          “Maukah kau pergi bersamaku besok. Kujemput kau kerumahmu. Boleh, kan, Hyera?” Seketika jantungku berdetak menunggu jawaban dari seorang Lee Hyera.
          “Umm … Ayo, oppa. Kebetulan besok aku bebas. Eunhyuk oppa pun pasti pergi bersama Hyoyeon eonni. Umm … Bagaimana keadaan Kris oppa?”
          “Oh, dia baik saja. O.K besok pukul 07.30 pagi aku di depan rumahmu.”
          “Ne, oppa. Have a nice dream … Anyeong.”
          “You too, Hyera-ah.”
          ‘TUT!’ Percakapan kami pun selesai. Ah, senangnya Hyera mau menerima ajakan kencanku. Besok aku akan menembaknya di depan semua member EXO.

Keesokan harinya di taman.

          “Apa kau tidak ragu keluar bersamaku? Ataupun malu, Hyera-ah?” tanyaku secara tiba-tiba. Dia menatapku sejenak. Sebelum akhirnya dia tertawa.
          “Oppa, kenapa aku harus ragu dan malu untuk keluar bersama namja tampan sepertimu?”
          “Baiklah, ayo ke dorm EXO!”
          “Ne.” ujarnya semangat.

At EXO’s dorm.

Sehun’s POV.

          Kenapa hari ini berbeda? Jantungku berdegub kencang. Apa ini pertanda baik? Atau mungkin buruk? Ah, biarlah. ‘Tenang, Sehun … Tenang …’ ujarku sambil menarik nafas untuk menangkan diri. Luhan hyung mendengar suara ketukan pada pintu dorm kami. Dia segera menyuruhnya masuk. Kulihat ada Hyera masuk. Namun, harapanku seketika lenyap saat kulihat tangannya menggandeng Tao hyung. Pikiranku kacau. Apa aku harus melakukan dance pada MV Growl yang bercerita tentang situasi seperti ini? Of course, NO! Karena, aku tidak mau disangka gila oleh hyung-ku.
          “Hyera, ini dorm EXO. Namja berkulit putih itu …” kata Tao hyung.
          “Pasti Sehun oppa. Eunhyuk oppa sering menceritakan namja EXO-K yang berkulit seputih susu itu. Aigoo, dia tampan sekali.” cerocos Hyera yang membuat Tao-hyung tersenyum. Mendengar ucapan Hyera aku tersenyum. Tapi, hatiku mengaum melihat kejadian ini. Aku tidak mau ada orang yang sebegitu dekatnya dengan Hyera hingga membuatku cemburu. Meskipun yang melakukannya adalah hyung-ku sendiri.
          “Hyera, apa kau yeodongsaeng dari Eunhyuk hyung? Aku cukup dekat dengan oppa-mu itu. Juga yeojanya, Hyoyeon noona.” ucapku memberanikan diri. ‘Kau berhasil bicara padanya, Sehun!’ batinku.
          “Wah, benar kata oppa, kulitmu sungguh cantik. Parasmu lembut dan wajahmu tampan, oppa!” kata Hyera yang sukses membuatku meremas tangan Luhan hyung.
          “Ah, gomawo. Kau juga cantik seperti kata Hyoyeon noona. Dia sering menceritakanmu padaku.”
          “Cantik. Hyera sangat cantik. Bukan berarti harus meremas tanganku, kan?” celoteh Luhan hyung. Aku dan Hyera hanya tersenyum mendengarnya.
          “Ehm, Hyera, aku ingin membicarakan sesuatu padamu.” Oh, tidak Tao hyung sudah membungkuk pada Hyera. “Maukah kau, Lee Hyera menjadi yeojachinguku?” Kai hyung menggigit bibir bawahnya. Luhan hyung dan Suho hyung tersenyum. Aku melemas.
          “Umm, oppa, mian. Aku belum bisa untuk bisa menjadi yeojachingu seseorang. Aku tidak berniat menyakitimu. Mianhaeyo jeongmal. Gwaenchana, oppa?” kata Hyera membuatku menganga.
          “Sehunnie, kau kenapa? Gila, ne? Umm, Hyera, ne, gwaenchana.” jawab Tao hyung setelah melirikku sekilas.

Hyera’s POV.

          Entahlah, ini adalah pilihan terbaik atau tidak. Aku melihat suatu memo di pintu kamar Sehun oppa bertuliskan ‘Saranghae, Lee Hye Ra!’ tentunya dalam huruf hangeul. Aku jadi bimbang untuk memilih antara Tao oppa dan Sehun oppa. Aku mencintai mereka berdua! Ya, ini cinta segitigaku. Dan aku tau mereka berdua juga sama-sama mencintaiku. Aku akan pulang menyusul appa dan eomma ke Paris. Membantu usaha fashion eomma di sana.

At Paris.

          Untung Eunhyuk oppa mengizinkanku pindah ke Paris. Setelah sampai aku tidak lupa mengirimkan pesan berupa sms, e-mail, mention, dan direct massage kepada Tao oppa dan Sehun oppa. Pesan itu berisi keterus-teranganku atas kejadian itu. Aku juga meminta maaf atas kejadian itu pada seluruh oppadeul EXO.

*****SELESAI*****

Gimana, ders? Gaje, kan? Kalo, iya, YEE!  Nantikan fanfiction dari author lainnya, ya! Pai-pai! *tebar evil smile plus eye smile* *dimarahin Kyuhyun oppa ama Tiffany eonni* *dibakar Sparkyu ama Fanytastic*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar